Saturday, September 8, 2018

Sekjen Demokrat Minta Roy Suryo Berikan Penjelasan ke Menpora

Roy Suryo yang disangka belumlah kembalikan 3.226 barang yang adalah asset negara saat masih tetap menjabat menjadi Menpora masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono akan diakukan dengan cermat.

Baca Juga : KA Probowangi dan Harga Tiket KA Probowangi

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Panjaitan menyampaikan, Partai Demokrat akan memberikan keterangan berkaitan hal itu satu sampai dua hari kedepan.

Dianya menyampaikan, Partai Demokrat sudah memohon supaya Roy Suryo serta Kemenpora duduk bersama dengan untuk mengulas persoalan itu.

"Kami telah mohon untuk menyelesaikannya dengan baik, duduk bersama dengan Menpora. Teliti satu per satu serta saya bekerja karena itu serta rekan-rekan yang lainnya semoga satu dua ini hari clear serta kami berikan ke publik," kata Hinca di tempat tinggal Djoko Santoso, Jalan Bambu Apus Raya Nomer 100, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (8/9/2018).

Baca Juga : Jadwal KA Probowangi dan KA Lodaya

Hinca menyampaikan, bila pihaknya memohon supaya Roy Suryo mendatangi Kemenpora serta memberi keterangan berkaitan perihal itu.

"Yang kita mohon itu mas Roy Suryo yang ke sana, tetapi kami mohon mas Roy Suryo untuk menjelaskannya lebih tenang serta jelas supaya tidak simpang siur. Minta waktu satu dua ini hari mungkin semoga dapat kita umumkan," tuturnya.

Baca Juga : Harga Tiket KA Lodaya dan Jadwal KA Lodaya

"Kami tengah tangani karena itu agar kita cermat apa benar serta bagaimana detailnya. Kita dorong mas Roy Suryo untuk menyelesaikannya dengan baik. Demokrat akan menuturkan pada penduduk pada sebuah atau dua hari," Hinca memberikan.

Erick Thohir Bertemu Sandiaga, TKN Jokowi Minta Kompetisi Sehat

Wakil Ketua Team Kampanye Nasional (TKN) pasangan capres Jokowi serta cawapres Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding turut menyikapi tentang pertemuan Ketua TKN Erick Thohir dengan cawapres Sandiaga Uno di tempat tinggal rumah dinas Ketua DPR Bambang Soesatyo.

Karding yakini, walau Erick Thohir berjumpa Sandiaga, ia yakin kedua-duanya akan bekerja dengan profesional serta dapat bangun pertandingan di kontestasi Penentuan Presiden 2019 walau kedua-duanya berteman.

Baca Juga : KA Cirebon Ekspres dan Harga Tiket KA Cirebon Ekspres

"Berkaitan pertemuan pada Erick Thohir serta Sandiaga Uno, yang pertama, saya duga mereka memang publik tahu. Mereka ialah teman dekat dekat, tapi kita kenali mereka ialah profesional. Menjadi, biarlah mereka, bangun pertandingan dalam pertemanan mereka," tutur Karding waktu dihubungi, Sabtu (8/9/2018).

Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa itu meyakini kedekatan Erick Thohir dengan Sandiaga akan menolong situasi Pemilihan presiden 2019 jadi lebih damai serta sejuk.

Baca Juga : Jadwal KA Cirebon Ekspres dengan KA Argo Jati

"Yang ke-2, ini akan menolong Pemilihan presiden jadi lebih damai, lebih sejuk, karena beberapa hal yang dipandang rawan, atau ke arah pada suatu yang panas, itu dapat dituntaskan dengan komunikasi serta pengaturan, karena mereka berdua ialah teman dekat," katanya.

Karenanya, ia menyongsong baik pertemuan pada Erick Thohir serta Sandiaga. Kata Karding, berjalannya Pemilihan presiden yang damai, diperlukan komunikasi serta pengaturan yang baik pada ke-2 team kampanye pasangan calon.

"Menjadi saya duga, malah itu positif serta kedepan saya duga, supaya Pemilihan presiden berjalan baik, butuh dibuat komunikasi serta pengaturan pada ke-2 team kampanye paslon, hingga yang kita utamakan dalam Pemilihan presiden ini. Yang pertama edukasi politik, edukasi demokrasi, edukasi ide yang baik pada penduduk," kata Karding.

Baca Juga : Harga Tiket KA Argo Jati dan Jadwal KA Argo Jati

Selanjutnya, Karding mengharap Pemilihan presiden 2019 mesti dibuat dengan penuh kesantunan serta tidak sama-sama menjatuhkan pada pasangan calon.

"Yang ke-2 kita bangun dengan penuh keadaban, sama-sama serang, sama-sama hina, sama-sama menjatuhkan, yang butuh ialah memperdebatkan yang jadi perbedaan-perbedaan sikap semasing, yang berbentuk ide, berbentuk program, serta yang lain," pungkasnya.

Monday, September 3, 2018

Petugas INASGOC: Calo Beli Tiket Asian Games 2018 dengan KTP

Beberapa calo ticket Asian Games 3018 berkeliaran bebas di seputar loket penjualan ticket Gelanggang olahraga Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat. Beberapa petugas INASGOC yang ada di tempat tidak berkapasitas hentikan tindakan beberapa calo.

Baca Juga : Bus Mtrans dan Harga Tiket Bus Mtrans

Pada Nada.com, salah seseorang petugas INASGOC mengakui tidak dapat banyak berbuat dengan kedatangan beberapa calo yang menjual ticket dengan harga tinggi. Masalahnya beberapa calo ticket sudah beli ticket sesuai dengan dengan ketentuan yang laku, yaitu optimal 4 ticket dalam sekali pembelian.

"Mereka juga legal kan belinya, gunakan KTP lantas beli optimal 4. Ya hak mereka juga kan jika jual lagi, kita tidak dapat banyak berbuat," kata salah seseorang petugas INASGOC waktu didapati di GBK, Jakarta Pusat, Senin (20/8/2018).

Baca Juga : Jadwal Bus Mtrans dan Bus Doa Ibu

Petugas itu menyampaikan, ia juga tidak diberi dengan info yang jelas dari atasan mereka untuk menanggulangi beberapa calo yang berkeliaran. Hingga, tidak banyak yang dapat diperbuat par petugas.Walau sebenarnya, di setiap loket penjualan ticket ada petugas kepolisian serta TNI yang ikut berjaga. Akan tetapi, mereka juga seakan tutup mata dengan tindakan yang dilancarkan oleh beberapa calo.

"Setiap loket ada polisi sama TNI kok, kita semua paham ada calo tetapi ya demikian lah justru pada diam saja," katanya.Untuk meminimalkan gerak beberapa calo, petugas itu juga berinisiatif dengan mendatangi setiap pengunjung yang tampak kebingungan atau sesang dilobi oleh calo. Hingga, transaksi jual beli ticket dengan calo dapat terbindar.

Baca Juga : Harga Tiket Bus Doa Ibu dengan Jadwal Bus Doa Ibu

"Sangat saya samperin, ditanyain perlu apakah semua jenis. Kasian juga harga ticket di calo kan mahal banget," tutupnya. Pantauan Nada.com di Pintu 4 GBK, Jakarta Pusat, beberapa calo terlihat berjaga di dekat loket penjualan ticket. Kadang-kadang, beberapa calo itu berteriak kecil di dekat beberapa pengunjung yang melintas dengan menyebutkan 'tiket-tiket' atau 'basket basket'

nama ticket laga yang di jual. Tidak jauh dari tempat beberapa calo tawarkan layanan, security INASGOC serta aparat mengenakan seragam kepolisian bersiaga di samping loket. Akan tetapi, tidak banyak yang dikerjakan oleh sang security serta polisi yang cuma melihat dari jarak jauh.

Wuih! Calo Tiket Asian Games 2018 Punya Kode Khusus untuk Jualan

Beberapa calo ticket Asian Games 2018 leluasa berkeliaran di seputar loket penjualan ticket Pintu 4, Gelanggang olahraga Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat. Mereka membuat team spesial waktu tawarkan ticket yang mereka punya pada beberapa pengunjung. Waktu Nada.com mendatangi salah seseorang calo, ia mengakui telah mempunyai team sendiri dalam tawarkan ticket. Setiap orang mempunyai pekerjaan semasing.

Baca Juga : Bus Gunung Harta dan Harga Tiket Bus Gunung Harta

"Ya kan ramai-ramai, tidak sendiri doang. Ada yang ngantri beli ticket, nawarin ke pengunjung, sama ngawasin begitu," kata calo pada Nada.com waktu didapati di GBK, Jakarta Pusat, Senin (20/8/2018).

Calo itu menuturkan, setiap orang cuma dapat beli sekitar 4 ticket untuk setiap laga. Ticket itu juga lalu ada yang di jual lagi ke partnernya yang tawarkan ticket ke pengunjung. Beberapa lagi ia jual dengan harga tinggi.

Baca Juga : Jadwal Bus Gunung Harta dengan Bus Damri

Menurut sang calo, hal tersebut lah yang mengakibatkan harga ticket jadi mahal. Masalahnya ia juga telah jadi tangan ke-empat yang terima ticket. "Yang beli ya dapet untung sendiri. Kelak di jual lagi ke teman, lantas di jual lagi begitu saya saja telah tangan ke empat ini. Tetapi sama-sama bantuin," katanya.

Pantauan Nada.com di tempat, beberapa calo yang ada tidak jauh dari loket penjualan ticket menjual tiketnya pada beberapa konsumen yang sedih karena kehabisan ticket. Kode yang mereka pakai untuk tawarkan layanan ialah dengan berteriak kecil 'tiket tiket' atau 'basket basket' -- ticket laga yang di jual.

Baca Juga : Harga Tiket Bus Damri dengan Jadwal Bus Damri

Beberapa calo itu tawarkan ticket dengan harga yang fenomenal, yaitu Rp 400 ribu. Harga itu 4 kali tambah tinggi dari harga ticket normal untuk laga basket sebesar Rp 100 ribu.

Loket ticket laga Asian Games 2018 di GBK di buka semenjak jam 08.00 WIB. Semenjak pagi, hampir semua ticket penjualan telah ludes terjual. Acara Asian Games 2018 sudah diawali semenjak pembukaan 18 Agustus sampai 2 September 2018.

Polisi Tangkap 2 Calo Tiket Asian Games 2018 di GBK

Team buser Polsek Metro Tanah Abang sukses mengamankan sekitar dua orang calo ticket Asian Games 2018 di Gelanggang olahraga Bung Karno, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Beberapa calo tertangkap basah oleh petugas saat berlaga di pintu 5 GBK, Senin (20/8/2018).

Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Lukman Cahyono menyampaikan, ke-2 aktor ditangkap sekira jam 16.40 WIB. Penangkapan dilakuka sesudah petugas team buser mencurigai gerak-gerik ke-2 aktor.

Baca Juga : Bus Safari Dharma Raya dan Harga Tiket Bus Safari Dharma Raya

"Waktu dikerjakan penjagaan, ke-2 aktor ketahuan tengah tawarkan ticket Asian Games pada beberapa pengunjung yang hadir lantas petugas kami langsung mengamankan kedua-duanya," kata Lukman waktu dihubungi oleh Nada.com.

Dari tangan aktor, polisi sukses mengamankan sekitar 3 buah ticket laga Asian Games cabang berolahraga bulutangkis seharga Rp 75 ribu serta 1 buah ticket laga cabang berolahraga bola voli seharga Rp 150 ribu.

Baca Juga : Jadwal Bus Safari Dharma Raya dengan Bus Lorena

Waktu di tanya tentang harga ticket yang di jual oleh beberapa calo itu, Lukman mengakui belumlah tahu selanjutnya. Masalahnya ke-2 aktor masih juga dalam kontrol di Mapolsek Metro Tanah Abang. "Baru datang di Polsek, masih tetap dicheck. Kelak kami dalami dahulu ya," papar Lukman.

Awal mulanya, beberapa calo ticket laga Asian Games 2018 berkeliaran di seputar loket pembelian ticket di pintu 4, Gelanggang olahraga Bung Karno, Jakarta Pusat. Beberapa calo ticket ini mengarah beberapa konsumen yang sedih karena kehabisan ticket laga.

Baca Juga : Harga Tiket Bus Lorena dengan Jadwal Bus Lorena

Beberapa calo ticket itu menjual ticket dengan harga tinggi tidak jauh dari loket penjualan ticket. Kadang-kadang, beberapa calo itu berteriak kecil di dekat beberapa pengunjung yang melintas dengan menyebutkan 'tiket-tiket' atau 'basket basket' -- nama ticket laga yang di jual.

Waktu Nada.com mendatangi salah seseorang calo, mereka langsung tawarkan ticket dengan harga fenomenal, yaitu Rp 400 ribu. Harga itu 4 kali tambah tinggi dari harga ticket normal untuk laga basket sebesar Rp 100 ribu.

Antre Dari Subuh, Suporter Asian Games Kecewa Tak Dapat Tiket

Beberapa supporter Asian Games 2018 mengakui sedih karena tidak dapat memperoleh ticket laga basket 5x5 di Gelanggang olahraga Bung Karno, Jakarta Pusat. Walau sebenarnya, mereka mengakui sudah mengantre semenjak subuh hari.

Baca Juga : KA Sritanjung dan Harga Tiket KA Sritanjung

Ricky, salah seseorang supporter menyampaikan, ia sudah datang di loket penjualan semenjak jam 5.30 WIB. Akan tetapi, waktu loket penjualan di buka pada jam 7.15 WIB ticket untuk laga basket sudah sold out alias ludes terjual.

"Saya telah antre dari subuh, antrean maju saja belumlah tiba-tiba telah habis," kata Ricky pada Nada.com, Selasa (21/8/2018).

Baca Juga : Jadwal KA Sritanjung dan KA Tegal Bahari

Pria asal Bendungan Hilir, Jakarta Pusat itu mengakui sedih, pasalnya ini kali ketiganya ia mengantre semenjak pagi serta tetap tidak memperoleh ticket. Walau sebenarnya, ia sudah hadir semenjak pagi buta serta turut antrean yang cukuplah panjang.

Perihal sama pula dirasa oleh Sarah. Mahasiswi semester akhir di Kampus Trisakti itu juga tidak dapat memperoleh ticket laga walau ia telah ikhlas mengantre.

"Beritanya kan loket buka dari jam 8.00 WIB, saya hadir jam 7.30 WIB telah tidak ada. Bertanya loket justru dimarahin sama petugasnya," keluh Sarah sekalian mengusap keringat di dahinya.

Baca Juga : Harga Tiket KA Tegal Bahari dan Jadwal KA Tegal Bahari

Menurut wanita memiliki rambut hitam sebahu itu, service penjualan ticket Asian Games 2018 begitu kalut. Hal seperti ini akan membuat malu Indonesia di mata internasional. "Membuat malu negara sendiri lah, kan ini moment se-Asia loh kok jual ticket saja tidak bener," ketusnya.

Libur, Gavin Kwan dan Stefano Lilipaly Antre Tiket Asian Games

Selesai pastikan ticket lolos 16 besar cabang sepakbola pria Asian Games 2018, dua punggawa Tim nasional U-23 kepergok tengah mengantre ticket Asian Games. Mereka ialah Stefano Lilipaly serta Gavin Kwan Adsit.

Di dalam kesibukannya membela Indonesia di arena Asian Games, kedua-duanya menyempatkan diri isi libur latihan untuk melihat laga di cabang lainnya. Gavin serta Stefano juga ikhlas turut mengantre untuk beli ticket bersama dengan pemirsa yang lain. Kedua-duanya mengakui ingin turut meramaikan acara Asian Games di Indonesia.

Baca Juga : KA Rapih Dhoho dan Harga Tiket KA Rapih Dhoho

Gavin yang kenakan kaos berwarna hitam dengan motif floral itu menyampaikan, ingin memakan waktu libur sebelum laga setelah itu dengan perihal yang positif. Ia bersama dengan dengan Stefano juga akan memutus untuk melihat laga Asian Games 2018.

"Kebetulan lagi libur, menjadi sama Stefano kita kesini saja ingin tonton laga sekalipun untuk hiburan," kata Gavin pada Nada.com waktu didapati di Pintu 4, GBK, Jakarta Pusat, Selasa (21/8/2018).

Gavin serta Stefano juga pilih untuk melihat laga basket 3x3. Seputar 15 menit kedua-duanya mengantre, ticket yang diharapkannya juga sukses didapat.

Baca Pula : Jadwal KA Rapih Dhoho dan KA Singasari

Sekalian membetulkan tempat topinya, Gavin menceritakan awalannya ia ingin melihat laga badminton. Akan tetapi sayang , ticket badminton telah ludes terjual. Hingga ia akan memutus untuk melihat laga basket.

"Ya semula ingin tonton badminton, tetapi habis. Menjadi ya telah kami pilih basket saja," papar Gavin. Semenjak datang di loket penjualan ticket, Gavin serta Stefano terlihat ramah menegur beberapa pengunjung yang ada. Kadang-kadang, kedua-duanya melayani beberapa pengunjung yang memohon photo bersamanya.

Baca Juga : Harga Tiket KA Singasari dengan Jadwal KA Singasari

Stefano yang kenakan kaos serta celana setinggi lutut serba hitam itu terlihat repot mainkan telephone selulernya. Sekalian kenakan earphone di telinga, ia terlihat asik terlibat percakapan dengan monitor teleponnya. "Oh, Stefano lagi video call dia. Dia turut saja ingin tonton apakah, yang terpenting hiburan," kata Gavin.