Friday, August 24, 2018

Menag Larang Biro Umrah Bisniskan Uang Jemaah

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin melarang biro travel umrah serta haji di Indonesia untuk membisniskan uang jemaah karena beresiko tinggi merugikan penduduk. "Menjadi uang jemaah itu tidak bisa dibisniskan oleh biro travel," kata Lukman lewat tayangan wartawan yang di terima di Jakarta, Kamis (15/2).

Dia menyampaikan Kemag sudah lama bekerja bersama dengan Polri untuk mengatasi kasus-kasus yang disangka punya potensi terserang tindak pidana berkaitan pendapat penipuan serta penelantaran jemaah umrah serta haji yang mengakibatkan kerugian jemaah.

Baca Juga : KM Sangiang dan Jadwal KM Sangiang

Untuk mengantispasi beberapa hal yang merugikan jemaah umrah serta haji, Kemag juga lakukan pengetatan regulasi. Proses revisi beberapa regulasi itu sudah ada hampir final.

Salah satunya yang ditata itu berkaitan waktu pemberangkatan jemaah. Menag memberikan contoh, minimum tiga bulan semenjak pelunasan cost umrah, jemaah mesti diberangkatkan. Ke depan, tidak bisa lagi ada jemaah umrah yang baru dapat pergi sesudah satu atau dua tahun mendaftarkan.

"Ini agar uang yang jadi setoran awal calon jemaah tidak diputar dengan pekerjaan yang tidak ada masalah dengan umrah," katanya.

Menag berpesan pada calon jemaah umrah untuk lebih bijak dalam pilih travel serta Penyelenggara Perjalanan Beribadah Umrah (PPIU) dan tidak gampang terjerat oleh iming-iming yang belumlah pasti kebenarannya, terpenting harga miring dari paket perjalanan yang condong tidak dapat diterima akal.

Baca Juga : Jadwal Kapal KM Sangiang dengan KM Gunung Dempo

Dalam beberapa peluang, Lukman memperingatkan jemaah selalu untuk mengecheck keabsahan agen perjalanan dengan mengklarifikasi register travel di situs www.haji.kemenag.go.id.

Dia menyampaikan cuma travel sah yang tercatat di Kemenag yang bisa beroperasi. Bila berada di luar daftar travel sah karena itu diyakinkan agen perjalanan itu ilegal.

Lalu, yakinkan jadwal transportasi yang akan digunakan saat umrah, yakni pesawat serta maskapainya. Kepastian itu termasuk juga untuk ticket pulang-pergi Indonesia-Arab Saudi.

Mesti diyakinkan juga harga serta paket service biro umrah seperti harga paket untuk kepastian mengkonsumsi, transportasi saat di Tanah Suci, manasik, petugas travel serta asuransi.

Baca Juga : Harga Tiket KM Gunung Dempo dengan Harga Tiket Kapal KM Gunung Dempo

Juga penting ialah pastikan tempat bermalam saat di Tanah Suci. Bukan hanya pastikan nama tempat bermalam tetapi juga alamat penginapan. Hal seperti ini untuk hindari peluang jemaah jadi terlantar di Tanah Suci.

Paling akhir, calon jemaah supaya pastikan visa beribadah ke Tanah Suci. Biasanya, dalam 2-3 hari jemaah telah memperoleh visa hingga tidak ada lagi keberangkatan jemaah yang belumlah tahu mendapatkan visa atau belumlah.

No comments:

Post a Comment